January 18th, 2012

Curhat #1

Kamu terlalu sibuk ini-itu dan aku jadi semacam pengganggu untukmu. Selama ini, komunikasi kita hanya sebatas topik itu-itu saja, dan aku sadar kalo semakin aku dekat denganmu, semakin aku nggak kenal kamu. Ya, kamu anggap aku teman biasa, nggak lebih. Aku juga nggak berharap lebih karena aku tau, masalah hati nggak bisa dipaksakan. Tapi seenggaknya, belajarlah buat memberikan sedikit perhatian, karena tanpa kamu sadari, perhatian kecilmu itu berdampak luar biasa untukku. Kalo kamu emang nggak bisa ngelakuin itu, tolong, sejak awal jangan berikan pengharapan ke aku. Sakit hatiku, tau nggak?? :(

Aku tau, kamu tipe orang yang tertutup. Aku juga tau, kamu bukan tipe orang yang dengan mudah bisa mengekspresikan perasaan. Tapi aku percaya kalo kamu punya hati. Entah apa yang kamu rasain, tapi tolong, jangan berikan pengharapan yang berlebih, lalu tiba-tiba kamu menghentakkannya begitu saja. Mungkin kamu merasa itu oke buat bertindak kaya gitu, tapi apa kamu juga bakal berpikiran sama kalo aja kamu tau aku sayang sama kamu?

Aku nggak ada bedanya sama temen-temen cewemu yang lain, meskipun nyaris tiap hari kita SMSan dan nggak dengan mereka. Maksudku di sini adalah, aku sama butanya sama mereka tentang kamu. Bukan aku yang nggak berusaha mencari tau dan mengorek cerita dari kamu, tapi emang kamu yang kayanya sengaja ngebatasi diri kamu. Padahal, setiap cerita darimu itu bagaikan bab novel untukku. Aku menyukainya setiap aku membaca lembar demi lembarnya.

“Aku menyukai setiap bagian dari dirimu. Aku selalu ingin jadi bagian dari dirimu. Percayalah.”

“Aku bukanlah pujangga. Aku hanyalah seorang gadis yang sedang jatuh cinta..”

(Source: azalia-brontosaurus)